11 Agustus 2018

Bagaimana Jika Karyawan Malas?

Seiring semakin banyaknya perusahaan yang menerapkan Agile, pertanyaan ini kerap muncul di sesi pelatihan Agile Campus. Ini menjadi pertanyaan umum mengingat dalam rangka kerja yang tangkas ini, semua anggota tim yang terlibat diharapkan adalah yang profesional. Tentu harapannya adalah :

  • paham bekerja dengan efektif dan sigap
  • tidak menunggu tugas dulu baru bekerja
  • bisa bekerja tanpa perlu pengawasan penuh
Bayangkan ketika backlog sudah menumpuk, salah satu tim anda terlihat membuang waktu, reaksi awal kita cenderung ingin segera menyalahkan mereka sebagai karyawan yang malas bukan? Sebelum kita menuduh mereka, alangkah baiknya kita melihat beberapa aspek 
  • Mari cek dulu Product Owner. Apakah dia sudah menjelaskan MENGAPA? Kita sering lalai dalam hal ini. Manusia bekerja lebih giat ketika mengetahui apa alasannya sebuah tugas dilaksanakan. Ini berlaku untuk semua koq. Tidak melulu di perusahaan yang menerapkan AGILE. Nah, karena merasa bahwa karyawan hanya sebagai alat produksi, kita sering mengharapkan mereka menghasilkan sebuah karya tanpa merasa perlu menjelaskan mengapa sebuah tugas dibuat.
    • Saat sprint planning, silahkan berargumen dengan baik untuk menyarankan DT memasukkan lebih banyak PBI. Kalau memang PO dapat memberikan data yg terukur seharusnya kepemilikan tim DT nya lebih tinggi dan bersedia ambil lebih banyak tugas
  • Mari melihat Development Team. Dalam Agile, kita sepakat bahwa pekerjaan dilaksanakan oleh DT yang mana kita memberikan kepercayaan kepada tim tersebut untuk mengatur beban dan pembagian kerja di dalam tim mereka sendiri. 
    • Akan tetapi anggaplah kita agak-agak ikut campur sedikit. Kita mau tahu apakah semua hasil pekerjaan yg dia berikan memenuhi Definition of Done (DoD) atau tidak. Kecepatan kerja tiap orang memang beda-beda. Kalau semua pekerjaan dia masih memenuhi DoD, maka harusnya tidak masalah.
  • Di sini masuknya peran Scrum Master. Anggaplah ternyata memang benar kontribusi karyawan tersebut yang paling sedikit. Bagaimana kita bisa menunjukkannya sehingga ada perubahan nyata? Ya pastikan segala sesuatunya terukur dan terbukti. Bukankah Agile mendasari segala sesuatu dari data empiris? Scrum Master silakan total deliverables dalam 1 sprint dan dipampang ke umum berikut 'skor' total pengerjaan orang-orang, jika memang dia kerja dikit harusnya 'skor' dia paling sedikit. Jadi bisa kelihatan. 

SM is a full time work. It's like taking care of 3 to 9 children to reach their maximum potential, there's no junior or senior position in that 😁
Berikutnya untuk Tim HRD/ Manajemen:


Tindak lanjut dari skor yg keliatan di atas bisa beragam:
- bisa jadi yang bersangkutan akan malu sendiri
- bisa jadi tim baru sadar ada yang kurang perform
- bisa jadi terjemahannya di penggajian, more points = more salary
- bisa jadi sebenarnya tim sudah tahu dan tidak mempermasalahkan karena pekerjaan yang bersangkutan di dalam tim nya bukan hanya sebagai pekerja deliverables tapi yg juga membuat tim semangat?

Dari pengalaman saya pribadi, internal tim itu jauh lebih tahu kalau ada problem dengan satu atau dua orang di tim. Saya tidak pernah punya inisiatif mecat orang. Tapi tim-tim saya selalu menginformasikan apakah ada anggota tim yg mereka rasa kurang cocok untuk bekerja sama. So they sort out their own problem. Jadi tidak terbalik, yaitu tim menunggu2 saya "nyadar" dan mengeluarkan orang tersebut. DT yang punya inisiatif dan saya sebagai manajemen yang memfasilitasi apapun inisiatif mereka.

Sebagai manajemen juga harus mengerti, ketika kita yang mengeluarkan orang, resikonya adalah bisa jadi sudah terlambat DAN bisa menurunkan moral orang (bagaimanapun pemecatan dari manajemen itu membuat karyawan "panik"), tapi kalau tim yang mengeluarkan orang dan kita memenuhi permintaan mereka, moral mereka justru naik karena mereka sudah diberikan kepercayaan untuk mengatur semua masalah internal mereka.

Yang membuat DT tidak bisa menyelesaikan masalahnya biasanya adalah perusahaan tidak memberikan kuasa yang cukup bagi atau tidak mempercayai dan menjalankan saran keputusan dari DT untuk menyelesaikan masalahnya. 

Misalnya keputusan untuk mengeluarkan seseorang dari tim bukan di tangan mereka, tapi di tangan manager sumber daya yang mereka juga hanya melihat orang ini dua kali, saat wawancara masuk dan saat wawancara keluar 😁 Ini yang disebut sebuah perusahaan yang minta developernya agile tapi perusahaannya sendiri sebenarnya tidak bersedia agile.Kalau satu tim semuanya defensif dan tidak perform, kemungkinan yang salah justru rekrutmennya 😁 Kenapa rekrut tim yang tidak bersedia agile untuk mengikuti cara agile?

Kesimpulannya, hati-hati menerjemahkan pekerjaan seorang DT dari sisi 'produktif'. Itu dekat ke abuse of power. Lebih baik menerjemahkannya ke sisi 'happiness'. Happy people are productive people.




21 Juni 2018

Ketika Perusahaan Ingin Menjadi Agile

Agile alias tangkas saat ini sering digunakan sebagai solusi dalam pengembangan program. Awalnya Manajemen Tangkas atau lebih dikenal dengan Agile Management disusun beberapa orang yangberkumpul untuk memecahkan masalah pengembangan software yang lebih baik. Mengapa mereka akhirnya berkumpul? Karena awalnya software dikerjakan dengan metode tradisional yang mana seringkali software developer seringkali menjadi sering ditekan. Dari situ terlahirlah sebuah pakta yaitu Agile Management. Walaupun pembuat awal adalah software developer, sebenarnya dasar pemikiran Agile Management adalah berdasar tindakan LOGIS yang dilakukan manusia dalam menghadapi sebuah permasalahan.

Jadi prinsip LOGIS ini tidak terbatas pada pengembangan software saja, tapi juga ke pengelolaan managemen umum. Sebelum terburu-buru mengubah menjadi Agile, sebenarnya ada hal yang perlu diperhatikan:

  • Training for Executive. Pemimpin perusahaan sudah siap untuk berubah dan belajar apa itu Agile Management. Dari situ, para senior ini perlu sampai di titik apakah perbedaan manajemen yang lama dengan manajemen tangkas ini. Fungsinya apa?
    • Executive inilah yang akan merevisi key performance indicator karena tentunya KPI manajemen tradisional berbeda dengan KPI manajemen tangkas
    • Mengedukasi klien cara kerja Agile ini
  • Lupakan masa lalu. 
  • Agile bukan soal berubah hierarki tapi soal pola pikir
Memang apa kekuatan dari Agile Management ini? Menghasilkan sebuah produk yang benar-benar dibutuhkan oleh user tersebut karena produk yang dibuat dekat dengan user. Contoh sederhananya seperti ini, dalam metode Agile Management, jika ingin membuat sepeda, maka tim pembuat sepeda akan menanyakan apa kebutuhan pengguna dalam sebuah sepeda. Tentu saja tidak selalu pengguna tahu kebutuhan apa saja yang sebenarnya dibutuhkan. Itu tidak menjadi masalah di Agile Management. Dibuatlah sepeda prototipe 1 berdasarkan info dari pengguna. Sepeda tersebut sudah bisa digunakan, diminta dicobakan ke pengguna lalu mendapat masukan dari pengguna. Dari situ dibuatlah perbaikan dan menghasilkan prototipe sepeda no 2. Begitu terus sampai memperoleh sepeda ideal bagi user yang mana itu adalah prototipe sepeda no 5. 

Bedanya dengan yang tradisional adalah tim pembuat sepeda menggunakan asumsi apa yang dibutuhkan pengguna sepeda. Mereka memutuskan fitur-fitur lalu langsung membuatnya. Seringkali ketika sepeda yang dari sudut pandang tim pembuat sudah lengkap, ternyata bukanlah yang dibutuhkan pengguna. Akhirnya produk yang dihasilkan seringkali tidak optimal. Sementara dengan Agile Management, produk yang dihasilkan adalah produk yang 100% tepat guna bagi pengguna.

Nah dalam Agile Management juga diterapkan untuk membuat prioritas fitur produk yang paling dibutuhkan oleh pengguna. Misalnya di tahap awal pengguna menyatakan bahwa yang paling penting adalah A-B-C-D-E. Maka dibuatlah fitur A dulu, selesai kemudian dicobakan. Setelah itu pengguna bisa jadi memberi masukan bahwa B menjadi tidak diperlukan tapi justru E. Maka E lah yang dikerjakan. 

Apakah Agile Management ini lebih cocok untuk perusahaan baru? Tentu jika perusahaan masih baru, semua masih seperti lembaran kosong tanpa ada kultur lama. Namun bukan berarti perusahaan lama tidak bisa berubah. Itu tinggal seluruh tim dan manajemen memang ingin berubah. Nah perubahan ini bisa dimulai dari 1 tim percontohan dulu. Jika tim ini bisa menunjukkan cara kerja yang lebih bagus, produk yang lebih tepat guna, lebih mudah menularkan prinsip Agile ini ke tim lain sehingga seluruh tim di perusahaan menjadi tangkas. 


28 September 2017

Mari Main Susun - Susun APBN

Update kecil saja, Kementrian Keuangan membuat sebuah permainan yang menurut saya menarik. Kita bisa mencoba membuat sendiri pengaturan proporsi keuangan APBN. Tentunya ada syarat - syarat yang harus dipenuhi agar pengaturan yang kita lakukan dinyatakan sesuai.

Untuk main, silahkan masuk ke https://www.kemenkeu.go.id/simulasiapbn/

Hasil saya dapat dilihat di bawah ini. Sebenarnya analisanya ada yang hilang, yang saya prioritaskan adalah fasilitas umum, ekonomi (infrastruktur), kesehatan, pendidikan dan jaminan sosial. Sedangkan yang saya pangkas anggarannya adalah anggaran aparatur negara (lupa namanya haha), keamanan dan pertahanan. Saya juga memangkas anggaran ekonomi, tapi masih cukup besar proporsinya. Itu anggaran pariwisata sepertinya persentasenya naiknya besar sekali, padahal karena memang awalnya jumlahnya kecil sekali, naik sedikit saja persentasenya langsung naik segitu banyak. Tapi saya sendiri merasa memang harus dinaikkan, dengan tujuan dimanfaatkan untuk memicu tumbuhnya usaha - usaha kreatif baru.


Bagaimana dengan kamu? Yang mana yang akan kamu prioritaskan?

10 Juni 2017

Makan Siang dengan Kucing

Sebenarnya makan siang dengan kucing adalah hal yang biasa saya jalani. Toh di tempat saya bekerja, kami memelihara 3 kucing yang selalu santai di taman waktu jam makan siang. Namun siapa yang tidak tertarik mencoba pengalaman makan siang dengan kucing kesayangan di tempat nyaman. Jadi meluncurlah tim Rumah Steril bersama kucing masing-masing untuk ikutan fancy dining dari Fancy Feast.
wew ada tim Rumah Steril


Waktu acara ini saya jadi paham tentang Fancy Feast. Selama ini saya melihat Fancy Feast sebagai makanan basah biasa yang muncul dengan kemasan mungil. Ternyata bukan cuma sebatas itu saja. Fancy Feast memperhatikan tekstur makanan dan menyediakan beragam pilihan daging olahan sehingga kucing tidak bosan. Fancy Feast hadir bukan untuk menggantikan makanan sehari-hari kucing kesayangan, tapi sebagai alternatif selingan agar kucing tidak bosan.
Di acara ini juga ditunjukkan penyajian makanan basah yang menarik dan seringkali tidak disadari pemilik. Kucing sebenarnya bisa makan sayur asal dengan asupan terbatas. Selama protein lebih tinggi daripada sayuran, kucing tetap sehat karena apapun terjadi sayur mengandung serat yang baik juga untuk pencernaan kucing. Kuncinya ya tidak terlalu banyak

Sayangnya kucing kami terlalu malu untuk makan makanan yang disajikan, mau minta bungkus, sadar diri ini bukan pesta orang Batak. Baru setelah tiba di rumah, kucing-kucing tersebut makan Fancy Feast dengan lahap. Tadinya kami pikir cuma rasa tertentu yang disuka, ternyata setelah seminggu semua stok kaleng habis dan benar-benar dilahap tuntas sampai habis!
merayu untuk makan..
Nah foto-foto di atas adalah foto resmi dari Fancy Feast, kami sendiri merekam momen menarik tersebut dalam sebuah video singkat! Enjoy!


21 Agustus 2016

Mengeset Koneksi Internet Sebagai "metered" Supaya Windows 10 Tidak Download Update Otomatis

Ada satu hal tentang Windows 10 yang saya pelajari the hard way hari ini. Ternyata setiap kali Windows 10 terkoneksi dengan internet baik melalui ethernet (LAN) atau WiFi, secara default Windows 10 menganggapnya sebagai koneksi unmetered alias gak ada kuota. Hal ini mengakibatkan semua fungsi update otomatis Windows 10 tetap berjalan.

Hal ini menjadi masalah ketika kita berselancar dengan menggunakan koneksi dari operator 3G atau 4G dengan cara tethering atau wireless hotspot dari smartphone. Ketika terkoneksi, Windows 10 secara default menganggap koneksi kita tidak ada kuotanya sehingga jika pada saat yang bersamaan ada update yang perlu diunduh, Windows 10 akan langsung mengunduh update tersebut. Jika update tersebut ukurannya 2 GB, maka katakan selamat tinggal akan kuota anda 2 GB lebih.

Untuk mengubah hal ini, kita perlu mengeset koneksi WiFi ini menjadi "metered" alias ada kuotanya sehingga Windows 10 tidak mengunduh update. Caranya adalah:
1. Klik tombol Windows di kiri bawah Desktop dan pilih Settings untuk masuk ke Settings.
2. Klik Network & Internet.
3. Di bagian WiFi, klik wireless hotspot smartphone kamu dan klik connect untuk terhubung.
4. Setelah terkoneksi, scroll ke bawah dan klik Advanced Options.

5. Scroll ke bawah, di bagian Metered Connection, turn on (jadi biru) Set as metered connection.

6. That's it. Untuk wireless hotspot smartphone ini Windows 10 akan menganggapnya sebagai metered connection sehingga tidak otomatis mengunduh update.
7. Penting: ulangi hal ini untuk setiap smartphone lain yang akan diconnect ke Windows 10. Jadi kalau kamu biasanya connect ke hp kamu, hp pacarmu, hp selingkuhanmu, lakukan ini untuk setiap hp tersebut kalau gak mau dibilang tukang sedot (data).
8. Penting: jika kamu menggunakan OneDrive, mengeset koneksi ke metered tidak akan membuat OneDrive berhenti mensinkronisasi berkas dari cloud ke komputer dan sebaliknya. Jadi jika memakai koneksi dengan kuota dan tidak memerlukan OneDrive, matikan saja dulu dengan klik kanan ikon OneDrive dan pilih Exit. Jika sama sekali tidak menggunakan OneDrive, disable saja service nya dengan cara masuk Task Manager lalu klik tab Startup dan disable Micosoft OneDrive.

Apakah kalian menyadari hal yang sucks dengan cara ini? Ya, di nomor tiga, kita harus connect dulu ke wireless hotspot-nya baru bisa mengakses Advanced Options di nomor empat. Jika kita mengakses Advanced Options tanpa connect dulu ke wireless hotspot, opsi set metered connection tidak ada. Hal ini mengakibatkan sampai kita mengaktifkan set as metered connection Windows 10 sudah langsung mengunduh update dulu, dan ini paling merugikan jika koneksinya 4G karena koneksinya bisa sampai 40 mbps (5 MB/s). Anggap saja kita membutuhkan waktu 20 detik untuk menyalakan opsi set as metered connection, berarti Windows 10 sudah menghabiskan kuota kita sebanyak 100 MB sebelum akhirnya berhenti mengunduh. Totally sucks, huh?

Saya sendiri baru menyadari ini ketika kuota awal saya 500 MB habis, lalu beli paket tambahan 1,2 GB dan juga habis dalam beberapa menit, dan akhirnya memonitor aktivitas WiFi via Task Manager dan menemukan hal ini. Yeah, shit happens -.-

17 Juni 2016

Penjara Setan : Alternatif Hiburan ke Pekan Raya Jakarta 2016

Pekan Raya Jakarta sepertinya sudah menjadi kegiatan tahunan yang selalu ditunggu orang terutama yang ingin mencari motor, sepeda, ataupun kebutuhan lainnya. Kebetulan tahun ini Pekan Raya Jakarta bertepatan dengan bulan puasa. Tentu harapannya gairah berbelanja pengunjung akan lebih baik begitu THR turun.

Saya sendiri baru kedua kalinya ke PRJ. Beberapa tahun yang lalu saya ke PRJ untuk melihat-lihat motor. Tahun berikutnya saya tidak ke PRJ karena memang tidak ada yang ingin saya lihat.Ternyata tahun ini ada yang beda. Rencana saya yang awalnya mencari sepeda listrik, akhirnya malah melihat ke beberapa pojok menarik di Pekan Raya Jakarta

1. Penjara Setan. 

Intinya adalah rumah hantu. Cuma karena ini diselenggarakan ketika bulan Ramadan, maka namanya diubah menjadi Penjara Setan. Terletak di Gedung Niaga Lantai 2,  Penjara Setan menawarkan pengalaman berkeliling di sebuah arena seluas 700 meter persegi yang keseluruhan ruangnya dapat dinikmati dalam bentuk 3D Chromadepth. Ya tentu saja anda perlu memakai kacamata 3D sehingga bisa terlihat lebih bagus. Namanya masuk penjara, kita akan bisa melihat sel yang terbuka, kekacauan di dalamnya dengan mahluk lepas ke sana ke mari. Menyelesaikan wahana ini tidak lama koq cuma memang perasaan terteror bikin 'kapan bisa keluarnya sih ini' Jangan salah, di setiap ruangan yang harus kita lewati, selalu ada chicken exit alias pintu darurat untuk yang sudah ketakutan. Tapi kan sayang ya sudah bayar Rp. 30.000 (untuk hari biasa) koq ga diselesaikan (prinsip ga mau rugi). Nah kebetulan ketika saya ke sana, salah satu mahluk yang menjadi bagian dari wahana bisa dikeluarkan. Tidak semua berani berfoto loh hahaha.

2. Pameran Smart Home. 

Sayang sekali ketika kami datang, orang yang bisa mengoperasionalkan bagaimana pintarnya rumah tersebut tidak ada. Intinya adalah mengatur tingkat terang lampu dan tirai dari ponsel yang kita miliki. Teknologi ini dibuat oleh CP Plus


3. Mobil Listrik dari MAN. 

Sama seperti pameran Smart Home, kami sempat lama menunggu kunci untuk mencoba. Petugas yang menjaga juga tidak proaktif menjelaskan kalau tidak kami tanya. Ternyata di buku tamu cukup banyak orang yang sudah tertarik dengan prototipe si mobil listrik ini. Kapasitas memang cuma untuk dua sampai tiga orang, tapi ruang dalam cukup untuk ditambahi tas ransel masing-masing penumpang. Ketika akhirnya kami memperoleh kunci di ruangan yang cukup lapang kami sempat mencoba maju mundur. Mungkin MAN perlu merevisi ban dan tinggi mobil tersebut ke jalan karena ya tahu sendiri polisi tidur di Indonesia sering dibuat sesukanya tanpa mengikuti peraturan resmi.
Nah itu beberapa pilihan saya untuk Pekan Raya Jakarta 2016. Penjara Setan, pameran Smart Home, dan Mobil Listrik sangat menarik karena belum pernah ada di Pekan Raya Jakarta sebelumnya. Selamat berkeliling!

25 Mei 2016

FamTripJaTeng: Kota Pekalongan I: Batik

Dalam famtrip ini, sebagian besar pusat wisata yang kami kunjungi ada di Pekalongan, sehingga saya akan membagi pengalaman di Kota Pekalongan dalam dua bagian. Bagian ini membahas hal yang paling lekat dengan Pekalongan, yaitu Batik. Tulisan batik ini akan dibagi berdasarkan tempat, karena ada 3 lokasi perjalanan.

Hari masih terik ketika kami sampai ke Pekalongan. Kata "Pekalongan" sendiri konon berasal saat Baurekso bertapa "topo ngalong" alias bertapa dengan posisi seperti kalong di atas gambiran di lokasi ini. Karena Baurekso bertapa seperti itu, nama tempat bertapanya juga jadi "Pe-Kalong-an" alias tempat topo ngalong.

Kalau diminta tanda apa yang menggambarkan batik dengan Pekalongan, saya akan pilih tanda sama dengan. Kota ini sangat - sangat serius mendalami batik sebagai seni dan budayanya. Kurikulum SD dan SMP Pekalongan berbasis batik, di Pekalongan ada STM Tekstil dan Batik, dan juga di Universitas Pekalongan sudah ada jurusan batik.

1. Museum Batik Pekalongan

Tujuan pertama kami adalah Museum Batik Pekalongan. Gedungnya sendiri sudah ada sejak dahulu kala. Awalnya digunakan sebagai pabrik tebu, lalu dijadikan Balaikota dan sekarang menjadi Museum Batik. Di dalam ada 3 ruangan Pameran dan ruangan audiovisual dan ruangan belajar membatik. Di dalam ruangan Pameran terdapat koleksi batik dari seluruh nusantara dan beberapa koleksi dari negara lain.

Selain melihat koleksi batik, kami juga sempat melihat dan mencoba sendiri proses pembuatan batik, baik batik cap maupun batik tulis. Museum Batik juga menyediakan paket belajar membatik sesuai dengan lebar kain yang ingin dibatik, serta paket alat-alat yang dibutuhkan untuk membatik seharga Rp.100.000,-.

Setelah itu kami menyempatkan diri untuk melihat presentasi audiovisual sejarah dan perjalanan batik di Pekalongan.


2. IBC (International Batik Center)

Kami mengunjungi IBC di siang hari. IBC ini menurut saya bentuknya seperti pasar modern, tapi yang dijual di kios - kiosnya semua adalah Batik. Berbagai macam batik tulis, cap, campuran ada di sini, harganya pun bervariasi mulai dari yang murah (banget) sampai yang mahal (banget). Kami datang di hari biasa, jadi keadaan tidak terlalu ramai sehingga bisa leluasa berbelanja dan foto - foto. Kalau weekend dan liburan menurut pengakuan penjual salah satu kios selalu ramai pembeli.

3. Kampung Batik

Ada beberapa kampung batik di Pekalongan, yaitu Kampung Batik Pesindon, Kampung Batik Kauman dan Kampung Batik Kemplong. Pada kesempatan ini kami mengunjungi Kampung Batik Pesindon. Letaknya di seberang Pasar Anyar. Jalannya tidak begitu besar, jadi bus yang kami pakai berhenti di jalan raya dan kami berjalan kami masuk. Toh jaraknya juga tidak jauh.

Ada gapura di depan jalan masuk kampung batik ini. Di sepanjang dinding di kiri dan kanan jalan, banyak lukisan dinding yang menyambut pengunjung dan memberikan beberapa penjelasan tentang batik. Kami kemudian diarahkan menuju salah satu showroom batik, yaitu Larissa. Di dalam sudah menunggu pendiri Larissa, yaitu Pak Eddy Wan .Pak Eddy kemudian menjelaskan asal usul berdirinya Larissa, berikut perkembangan usaha batik di Pekalongan sampai bisa ekspor ke luar kota Pekalongan. Kemudian Pak Eddy juga membawa kami ke ruang workshop, dimana kami bisa melihat langsung proses pembuatan batik yang dijual oleh Larissa.


13 Maret 2016

[[Kristen]] Percaya

Mengapa Saya Menulis tentang Percaya?
Saya hampir tidak pernah menulis tentang kepercayaan saya. Meskipun keluarga saya menganggap saya cukup fanatik dalam beragama, saya sendiri tidak merasa perlu cuap - cuap menyebarluaskan kepercayaan saya kepada orang lain.

Karena itu, harap dimengerti bahwa tulisan ini adalah sebuah perenungan pribadi tentang kenapa saya memilih menjadi pengikut Kristus (Kristen). Tulisan yang menuturkan jalan pemikiran saya kenapa mengikuti Kristus adalah pilihan yang logis kalau memilih percaya Tuhan. Tulisan ini bukan untuk menantang atau mengajak pembaca berdebat tentang agama ataupun menyerang keyakinan dan kepercayaan Anda. Tulisan ini hanyalah sebuah catatan pribadi, karena sejatinya saya percaya bahwa kepercayaan dan interpretasi atas keinginan Tuhan adalah hak pribadi tiap manusia, selama perbuatan yang dilakukan atas dasar interpretasi tersebut tidak merugikan orang lain.

Lalu kalau catatan pribadi kenapa dipublish ke blog? Alasan pertama, adalah karena penyimpanan di internet lebih memastikan tulisan saya tidak akan hilang sewaktu - waktu. Kedua, saya yakin cukup banyak orang yang mencari tahu alasan logis kenapa percaya atas pengorbanan Yesus di kayu salib adalah sesuatu yang valid dijadikan dasar keselamatan manusia. Saya tidak berharap Anda akan setuju atau menganut hasil perenungan pribadi saya, tapi saya berharap mudah - mudahan bisa memperkaya bahan interpretasi dalam masa pencarian Anda.

Adam & Dosa untuk Semua
Mari kita mulai dari awal. Hal berikut sering ditanyakan: kalau Adam dikasihi Tuhan, kenapa dikutuk setelah makan buah yang dilarang? Kenapa tidak memaafkan saja and get over with it?

Mari kembali ke Kejadian 2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

Perlu diperhatikan di sini Tuhan membuat perjanjian dengan Adam. Saat perjanjian ini dibuat, Hawa belum ada. Jangan makan buahnya, kalau dimakan kamu mati. Maka sebenarnya Adam lah yang bertanggung jawab atas janji tersebut.

Adam kemudian melanggar perintah Tuhan, dan alih - alih mengakui kesalahan, justru membuat alasan bahwa pasangan yang diberikan kepadanya lah yang membuat dia bersalah (dengan kata lain, nyalahin Tuhan juga). Hawa pun menyalahkan ular yang membujuknya makan buah pengetahuan yang baik dan jahat.

Di sini harus dimengerti bahwa Tuhan adalah makhluk yang diandalkan berdasarkan Firman / janji / kata - katanya. Tuhan tidak pernah menarik kata - katanya. Sehingga perjanjian terhadap Adam harus diteruskan. Tuhan harus memutuskan bahwa Adam mati. Mati di sini bukan tentang proses kematian biologi, tetapi saat itu manusia memutuskan untuk masuk ke dalam kuasa dosa.

Tapi satu hal yang ternyata perlu diperhatikan, bahwa dalam kemarahan-Nya pun Tuhan tidak pernah mengutuk Adam sebagai pemegang janji. Yang justru dikutuk atas ketidak taatan Adam adalah:
1. Ular dalam Kejadian 3:14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.
2. Hawa dalam Kejadian 3:15 Firman-Nya kepada perempuan itu: "Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu."
3. Tanah dalam kejadian 3:17 Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:

Jadi sebenarnya Adam tidak dikutuk ketika melakukan kesalahan memakan buah pengetahuan. Yang dikutuk justru yang lain yang tidak mengadakan perjanjian dengan Tuhan.

OK jadi mari kita skip ke masa Yesus, dimana Yesus mati disalib. Konsep yang masih berlaku sampai saat itu adalah konsep yang namanya korban pengganti dosa. Jadi ketika seseorang ingin menghadap Tuhan, dia harus membawa korban yang tidak bercacat cela. Imam tidak memeriksa orang tersebut, tetapi justru memastikan korban yang dibawa tidak bercacat cela.

Yesus & Dosa
Sekarang, mari kita bahas konsep Yesus sebagai Tuhan dan korban penebus dosa manusia. Kedua hal ini menunjukkan dalam diri Yesus ada dua hal: Tuhan dan manusia. Nah, kedua - duanya harus ada agar Yesus bisa menjadi korban penebus dosa manusia. Kenapa demikian? Karena berdasarkan perbuatan Adam tadi yang namanya manusia sudah pasti masuk ke dalam kuasa dosa, sedangkan korban yang dibolehkan adalah yang tidak bercacat cela. Sehingga Tuhan sendiri yang harus ada di dalam korban yang akan dipersembahkan sebagai penghapus dosa manusia. Jadi Yesus harus adalah Tuhan agar dia tidak mengenal dosa sebagaimana dituliskan di
2Kor. 5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

Yesus sebagai korban tidak boleh bercacat cela, dan yang tidak bercacat cela adalah yang tidak mengenal dosa. Hal ini tidak mungkin terjadi kalau Yesus hanyalah manusia saja.

Lalu kenapa Yesus tidak menjadi Tuhan saja, kenapa harus ada unsur manusia? Karena yang masuk ke dalam kuasa dosa adalah manusia, sehingga yang keluar dari kuasa dosa juga harus manusia. Itu sebabnya saat Yesus disalib Tuhan harus meninggalkan Yesus. Ibaratnya seperti petinju dan pelatih, selama masa latihan maka pelatih berhak selalu menemani petinju tetapi saat bertanding pelatih hanya boleh mengamati dari luar.

Lalu kenapa pengorbanan Yesus di kayu salib adalah sebuah hal yang logis dan valid untuk menghapus semua perbuatan Adam? Satu ayat ini menggambarkan logikanya:
Roma 5:19 Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.

Berapa orang yang melanggar janji? Satu orang. Jadi berapa orang yang diperlukan untuk menebus? Ya juga satu orang dong. Satu orang yang tidak bercacat cela agar tetap selaras dengan Firman Tuhan tentang syarat korban penghapus dosa.

Dosa yang Mana?
Lalu apa implikasi dari penebusan? Penebusan itu sejatinya berarti manusia tidak lagi hidup di bawah kuasa dosa. Hal ini terdengar biasa saja, tapi jika dijabarkan artinya adalah dosa manusia di masa lalu, sekarang dan akan datang semua sudah diampuni.

Hal ini juga berbeda dengan tafsiran beberapa orang, bahwa dosa di masa depan akan tetap dijadikan tanggungan manusia tersebut. Saya sendiri lebih memilih sesuatu yang sudah tertulis:
Ibrani 10:10 Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.

Dikuduskan artinya hidupnya telah diubah, tidak lagi mengikuti kuasa yang mengikatnya sebelumnya tetapi mengikuti Tuhan. Kuasa yang mengikat manusia sebelumnya adalah kuasa dosa. Sehingga ketika manusia telah dikuduskan, artinya dosa tidak akan pernah berkuasa lagi atas manusia, sesuai dengan ayat di atas, selama - lamanya. Artinya dosa di masa depan pun sudah diampuni.

Apakah jadi Pembenaran untuk Terus Berdosa?
Salah satu concern dengan tafsir kekudusan yang saya katakan adalah bahwa hal ini dikhawatirkan menyokong pembenaran manusia untuk tetap berbuat dosa. Kan dosa di masa depan sudah diampuni, jadi no problem dong? Tetapi menurut saya hal ini menjawab kekhawatiran tersebut:
Keselamatan (lepas dari kuasa dosa) memang ditawarkan gratis ke semua orang tetapi hanya yang percaya akan karya keselamatan Kristus yang selamat. Sekilas hal ini terlihat gampang, modal percaya bisa selesai. Tapi sebenarnya yang paling berat itu adalah konsekuensi ketika kita bilang percaya. Ketika kita bilang percaya akan karya keselamatan Kristus, kita secara langsung juga menyatakan bahwa:
1. Kita sepakat dengan Yesus tentang definisi dosa.
2. Kita sepakat bahwa dosa tidak lagi berkuasa atas kita dan bukan lagi merupakan identitas kita, sehingga kita tidak lagi perlu melakukan perbuatan dosa.

Jadi percaya itu adalah dua arah, kita menyatakan percaya kepada Yesus dan Yesus juga percaya kita sudah tidak lagi bergantung pada perbuatan dosa. Jadi percaya itu adalah mindset. Ketika kita percaya maka kita akan melihat segala hal yang baik dan tidak baik untuk dilakukan, bukan karena ada ancaman hukuman atau pembatalan status kudus tetapi karena rasa percaya itu sendiri.

Mari kita bahas langsung perbuatan percaya bahwa kita tidak lagi hidup dalam kuasa dosa. Kadang ada kesalahpahaman membedakan keadaan dengan kutuk (berada dalam kuasa dosa). Salah satu contohnya adalah: tidak ada uang bukan berarti miskin. Kita bisa saja tidak punya uang saat ini, tapi bukan berarti kita digolongkan sebagai miskin. Tetapi cukup banyak orang yang stres karena tidak punya uang saat itu (keadaan) padahal mereka tidak miskin (kutuk). Jadi percaya juga termasuk bahwa tidak melihat keadaan tetapi melihat bahwa kita tidak berada di dalam kutuk.

Kesimpulan :)
Terus terang untuk percaya dan benar - benar percaya itu adalah hal yang mustahil dilakukan manusia. Oleh karena itulah orang - orang yang percaya:
1. Dipilih oleh Tuhan, bukan pilihan manusia
Mat. 22:14 Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."
2. Diberikan penolong yaitu Roh Kebenaran (Roh Kudus) untuk membantu manusia sanggup percaya.
Yoh 14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
Yoh 14:17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

Hal nomor (1) juga adalah alasan teologis kenapa saya tidak merasa wajib untuk secara aktif menyebarluaskan kepercayaan saya kepada orang lain. Umat Tuhan adalah pilihan Tuhan, bukan pilihan saya.

07 Mei 2015

Mengunjungi Kendal: Curug Sewu dan Kemegahannya

Post ini adalah rangkaian artikel dalam perjalanan saya selama 3 hari menjelajahi Jawa Tengah. Indeks lengkap silahkan lihat di post: FamTripJaTeng: 3 Hari Menikmati Jawa Tengah. (saat ini masih terus di-update)

Kereta yang membawa saya ke Semarang tiba di Stasiun Semarang Poncol pukul 05.58. Tepat pada waktunya. Saya kemudian bergegas menuju Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk pendaftaran ulang. Di dalam sudah berkumpul teman - teman dari daerah lain. Setelah "briefing" singkat, kami semua naik ke bis dan memulai perjalanan menuju Kendal.

Ini namanya briefing. Kita mah orangnya gitu :P
Perjalanan ke Kendal memakan waktu sekitar 1 jam dari Semarang. Nama Kendal berasal dari bahasa Arab Kondali yang artinya penerangan. Di Kendal ada beberapa destinasi wisata seperti Pantai Cahaya dan Sendang Sikucing, tapi yang menjadi tujuan kali ini adalah Curug Sewu.

FamTripJaTeng: 3 Hari Menikmati Jawa Tengah

2 Minggu yang lalu saya diberi kesempatan untuk berlibur ke daerah yang memang saya belum pernah pergi sama sekali, yaitu Jawa Tengah. Selama 3 hari saya bersama beberapa orang yang juga beruntung mengunjungi beberapa kota, hotel dan tempat wisata.

Peserta dan Panitia FamTripJaTeng
Peserta dan Panitia FamTripJaTeng

Menurut saya tidak cukup jika semua point of interest tersebut dijabarkan dalam satu post saja, jadi saya akan membagi artikel ini dalam beberapa post sebagai berikut:

1. Mengunjungi Kendal: Curug Sewu dan Kemegahannya
2. Kota Pekalongan I: Batik
3. Kota Pekalongan II: dari Kesenian Lokal sampai Hutan Mangrove
4. Pemalang: Wisata Bahari Widuri
5. Tegal: Wisata Guci sampai Stasiun Kereta

Secara keseluruhan, saya sendiri merasa bahwa tempat - tempat wisata yang saya kunjungi cukup terpelihara baik. Saya juga salut akan kerjasama pemda propinsi dengan pemda kota / kabupaten untuk menyiapkan acara dan merawat destinasi pariwisata di Jawa Tengah. Tempat - tempat yang saya kunjungi cukup menarik dan saya bisa merekomendasikan Jawa Tengah sebagai destinasi wisata selama liburan bersama keluarga.