13 Maret 2016

[[Kristen]] Percaya

Mengapa Saya Menulis tentang Percaya?
Saya hampir tidak pernah menulis tentang kepercayaan saya. Meskipun keluarga saya menganggap saya cukup fanatik dalam beragama, saya sendiri tidak merasa perlu cuap - cuap menyebarluaskan kepercayaan saya kepada orang lain.

Karena itu, harap dimengerti bahwa tulisan ini adalah sebuah perenungan pribadi tentang kenapa saya memilih menjadi pengikut Kristus (Kristen). Tulisan yang menuturkan jalan pemikiran saya kenapa mengikuti Kristus adalah pilihan yang logis kalau memilih percaya Tuhan. Tulisan ini bukan untuk menantang atau mengajak pembaca berdebat tentang agama ataupun menyerang keyakinan dan kepercayaan Anda. Tulisan ini hanyalah sebuah catatan pribadi, karena sejatinya saya percaya bahwa kepercayaan dan interpretasi atas keinginan Tuhan adalah hak pribadi tiap manusia, selama perbuatan yang dilakukan atas dasar interpretasi tersebut tidak merugikan orang lain.

Lalu kalau catatan pribadi kenapa dipublish ke blog? Alasan pertama, adalah karena penyimpanan di internet lebih memastikan tulisan saya tidak akan hilang sewaktu - waktu. Kedua, saya yakin cukup banyak orang yang mencari tahu alasan logis kenapa percaya atas pengorbanan Yesus di kayu salib adalah sesuatu yang valid dijadikan dasar keselamatan manusia. Saya tidak berharap Anda akan setuju atau menganut hasil perenungan pribadi saya, tapi saya berharap mudah - mudahan bisa memperkaya bahan interpretasi dalam masa pencarian Anda.

Adam & Dosa untuk Semua
Mari kita mulai dari awal. Hal berikut sering ditanyakan: kalau Adam dikasihi Tuhan, kenapa dikutuk setelah makan buah yang dilarang? Kenapa tidak memaafkan saja and get over with it?

Mari kembali ke Kejadian 2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

Perlu diperhatikan di sini Tuhan membuat perjanjian dengan Adam. Saat perjanjian ini dibuat, Hawa belum ada. Jangan makan buahnya, kalau dimakan kamu mati. Maka sebenarnya Adam lah yang bertanggung jawab atas janji tersebut.

Adam kemudian melanggar perintah Tuhan, dan alih - alih mengakui kesalahan, justru membuat alasan bahwa pasangan yang diberikan kepadanya lah yang membuat dia bersalah (dengan kata lain, nyalahin Tuhan juga). Hawa pun menyalahkan ular yang membujuknya makan buah pengetahuan yang baik dan jahat.

Di sini harus dimengerti bahwa Tuhan adalah makhluk yang diandalkan berdasarkan Firman / janji / kata - katanya. Tuhan tidak pernah menarik kata - katanya. Sehingga perjanjian terhadap Adam harus diteruskan. Tuhan harus memutuskan bahwa Adam mati. Mati di sini bukan tentang proses kematian biologi, tetapi saat itu manusia memutuskan untuk masuk ke dalam kuasa dosa.

Tapi satu hal yang ternyata perlu diperhatikan, bahwa dalam kemarahan-Nya pun Tuhan tidak pernah mengutuk Adam sebagai pemegang janji. Yang justru dikutuk atas ketidak taatan Adam adalah:
1. Ular dalam Kejadian 3:14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.
2. Hawa dalam Kejadian 3:15 Firman-Nya kepada perempuan itu: "Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu."
3. Tanah dalam kejadian 3:17 Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:

Jadi sebenarnya Adam tidak dikutuk ketika melakukan kesalahan memakan buah pengetahuan. Yang dikutuk justru yang lain yang tidak mengadakan perjanjian dengan Tuhan.

OK jadi mari kita skip ke masa Yesus, dimana Yesus mati disalib. Konsep yang masih berlaku sampai saat itu adalah konsep yang namanya korban pengganti dosa. Jadi ketika seseorang ingin menghadap Tuhan, dia harus membawa korban yang tidak bercacat cela. Imam tidak memeriksa orang tersebut, tetapi justru memastikan korban yang dibawa tidak bercacat cela.

Yesus & Dosa
Sekarang, mari kita bahas konsep Yesus sebagai Tuhan dan korban penebus dosa manusia. Kedua hal ini menunjukkan dalam diri Yesus ada dua hal: Tuhan dan manusia. Nah, kedua - duanya harus ada agar Yesus bisa menjadi korban penebus dosa manusia. Kenapa demikian? Karena berdasarkan perbuatan Adam tadi yang namanya manusia sudah pasti masuk ke dalam kuasa dosa, sedangkan korban yang dibolehkan adalah yang tidak bercacat cela. Sehingga Tuhan sendiri yang harus ada di dalam korban yang akan dipersembahkan sebagai penghapus dosa manusia. Jadi Yesus harus adalah Tuhan agar dia tidak mengenal dosa sebagaimana dituliskan di
2Kor. 5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

Yesus sebagai korban tidak boleh bercacat cela, dan yang tidak bercacat cela adalah yang tidak mengenal dosa. Hal ini tidak mungkin terjadi kalau Yesus hanyalah manusia saja.

Lalu kenapa Yesus tidak menjadi Tuhan saja, kenapa harus ada unsur manusia? Karena yang masuk ke dalam kuasa dosa adalah manusia, sehingga yang keluar dari kuasa dosa juga harus manusia. Itu sebabnya saat Yesus disalib Tuhan harus meninggalkan Yesus. Ibaratnya seperti petinju dan pelatih, selama masa latihan maka pelatih berhak selalu menemani petinju tetapi saat bertanding pelatih hanya boleh mengamati dari luar.

Lalu kenapa pengorbanan Yesus di kayu salib adalah sebuah hal yang logis dan valid untuk menghapus semua perbuatan Adam? Satu ayat ini menggambarkan logikanya:
Roma 5:19 Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.

Berapa orang yang melanggar janji? Satu orang. Jadi berapa orang yang diperlukan untuk menebus? Ya juga satu orang dong. Satu orang yang tidak bercacat cela agar tetap selaras dengan Firman Tuhan tentang syarat korban penghapus dosa.

Dosa yang Mana?
Lalu apa implikasi dari penebusan? Penebusan itu sejatinya berarti manusia tidak lagi hidup di bawah kuasa dosa. Hal ini terdengar biasa saja, tapi jika dijabarkan artinya adalah dosa manusia di masa lalu, sekarang dan akan datang semua sudah diampuni.

Hal ini juga berbeda dengan tafsiran beberapa orang, bahwa dosa di masa depan akan tetap dijadikan tanggungan manusia tersebut. Saya sendiri lebih memilih sesuatu yang sudah tertulis:
Ibrani 10:10 Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.

Dikuduskan artinya hidupnya telah diubah, tidak lagi mengikuti kuasa yang mengikatnya sebelumnya tetapi mengikuti Tuhan. Kuasa yang mengikat manusia sebelumnya adalah kuasa dosa. Sehingga ketika manusia telah dikuduskan, artinya dosa tidak akan pernah berkuasa lagi atas manusia, sesuai dengan ayat di atas, selama - lamanya. Artinya dosa di masa depan pun sudah diampuni.

Apakah jadi Pembenaran untuk Terus Berdosa?
Salah satu concern dengan tafsir kekudusan yang saya katakan adalah bahwa hal ini dikhawatirkan menyokong pembenaran manusia untuk tetap berbuat dosa. Kan dosa di masa depan sudah diampuni, jadi no problem dong? Tetapi menurut saya hal ini menjawab kekhawatiran tersebut:
Keselamatan (lepas dari kuasa dosa) memang ditawarkan gratis ke semua orang tetapi hanya yang percaya akan karya keselamatan Kristus yang selamat. Sekilas hal ini terlihat gampang, modal percaya bisa selesai. Tapi sebenarnya yang paling berat itu adalah konsekuensi ketika kita bilang percaya. Ketika kita bilang percaya akan karya keselamatan Kristus, kita secara langsung juga menyatakan bahwa:
1. Kita sepakat dengan Yesus tentang definisi dosa.
2. Kita sepakat bahwa dosa tidak lagi berkuasa atas kita dan bukan lagi merupakan identitas kita, sehingga kita tidak lagi perlu melakukan perbuatan dosa.

Jadi percaya itu adalah dua arah, kita menyatakan percaya kepada Yesus dan Yesus juga percaya kita sudah tidak lagi bergantung pada perbuatan dosa. Jadi percaya itu adalah mindset. Ketika kita percaya maka kita akan melihat segala hal yang baik dan tidak baik untuk dilakukan, bukan karena ada ancaman hukuman atau pembatalan status kudus tetapi karena rasa percaya itu sendiri.

Mari kita bahas langsung perbuatan percaya bahwa kita tidak lagi hidup dalam kuasa dosa. Kadang ada kesalahpahaman membedakan keadaan dengan kutuk (berada dalam kuasa dosa). Salah satu contohnya adalah: tidak ada uang bukan berarti miskin. Kita bisa saja tidak punya uang saat ini, tapi bukan berarti kita digolongkan sebagai miskin. Tetapi cukup banyak orang yang stres karena tidak punya uang saat itu (keadaan) padahal mereka tidak miskin (kutuk). Jadi percaya juga termasuk bahwa tidak melihat keadaan tetapi melihat bahwa kita tidak berada di dalam kutuk.

Kesimpulan :)
Terus terang untuk percaya dan benar - benar percaya itu adalah hal yang mustahil dilakukan manusia. Oleh karena itulah orang - orang yang percaya:
1. Dipilih oleh Tuhan, bukan pilihan manusia
Mat. 22:14 Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."
2. Diberikan penolong yaitu Roh Kebenaran (Roh Kudus) untuk membantu manusia sanggup percaya.
Yoh 14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
Yoh 14:17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

Hal nomor (1) juga adalah alasan teologis kenapa saya tidak merasa wajib untuk secara aktif menyebarluaskan kepercayaan saya kepada orang lain. Umat Tuhan adalah pilihan Tuhan, bukan pilihan saya.

07 Mei 2015

Mengunjungi Kendal: Curug Sewu dan Kemegahannya

Post ini adalah rangkaian artikel dalam perjalanan saya selama 3 hari menjelajahi Jawa Tengah. Indeks lengkap silahkan lihat di post: FamTripJaTeng: 3 Hari Menikmati Jawa Tengah. (saat ini masih terus di-update)

Kereta yang membawa saya ke Semarang tiba di Stasiun Semarang Poncol pukul 05.58. Tepat pada waktunya. Saya kemudian bergegas menuju Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk pendaftaran ulang. Di dalam sudah berkumpul teman - teman dari daerah lain. Setelah "briefing" singkat, kami semua naik ke bis dan memulai perjalanan menuju Kendal.

Ini namanya briefing. Kita mah orangnya gitu :P
Perjalanan ke Kendal memakan waktu sekitar 1 jam dari Semarang. Nama Kendal berasal dari bahasa Arab Kondali yang artinya penerangan. Di Kendal ada beberapa destinasi wisata seperti Pantai Cahaya dan Sendang Sikucing, tapi yang menjadi tujuan kali ini adalah Curug Sewu.

FamTripJaTeng: 3 Hari Menikmati Jawa Tengah

2 Minggu yang lalu saya diberi kesempatan untuk berlibur ke daerah yang memang saya belum pernah pergi sama sekali, yaitu Jawa Tengah. Selama 3 hari saya bersama beberapa orang yang juga beruntung mengunjungi beberapa kota, hotel dan tempat wisata.

Peserta dan Panitia FamTripJaTeng
Peserta dan Panitia FamTripJaTeng

Menurut saya tidak cukup jika semua point of interest tersebut dijabarkan dalam satu post saja, jadi saya akan membagi artikel ini dalam beberapa post sebagai berikut:

1. Mengunjungi Kendal: Curug Sewu dan Kemegahannya
2. Kota Pekalongan I: Batik
3. Kota Pekalongan II: dari Kesenian Lokal sampai Hutan Mangrove
4. Pemalang: Wisata Bahari Widuri
5. Tegal: Wisata Guci sampai Stasiun Kereta

Secara keseluruhan, saya sendiri merasa bahwa tempat - tempat wisata yang saya kunjungi cukup terpelihara baik. Saya juga salut akan kerjasama pemda propinsi dengan pemda kota / kabupaten untuk menyiapkan acara dan merawat destinasi pariwisata di Jawa Tengah. Tempat - tempat yang saya kunjungi cukup menarik dan saya bisa merekomendasikan Jawa Tengah sebagai destinasi wisata selama liburan bersama keluarga.

04 Mei 2015

Tips dan Trik Untuk Mendapatkan Visa Amerika Serikat bagian 3 (End)

Post ini adalah bagian ketiga dan terakhir dari seri Tips dan Trik untuk Mendapatkan Visa Amerika Serikat. Agar dapat mengetahui keseluruhan proses mendapatkan Visa, saya sarankan untuk juga membaca dua bagian sebelumnya:
1. Tips dan Trik untuk Mendapatkan Visa Amerika Serikat bagian 1
2. Tips dan Trik untuk Mendapatkan Visa Amerika Serikat bagian 2

Bagian ketiga akan membahas perjalanan menuju Amerika, apa yang biasanya dilalui saat pertama kali tiba di Amerika dan apa yang harus dilakukan sebelum meninggalkan Amerika.

1. Perjalanan menuju Amerika.

Bila ini adalah pertama kalinya anda ke luar negeri, ada beberapa hal yang mungkin akan perlu diketahui. Pertama, perjalanan anda akan memakan waktu yang lama. Minimal 18 jam dan bisa sampai 30 an jam tergantung dari pesawat yang anda pakai. Dalam perjalanan tersebut anda pasti akan harus transfer pesawat minimal sekali, jadi sebenarnya anda akan "memijak" lebih dari satu negara. Saat turun dan akan naik pesawat lagi anda akan selalu diperiksa dengan tingkat ketelitian yang tergantung dari negara pemeriksa. Biasanya anda akan selalu diminta melepas sepatu dan ikat pinggang, serta untuk penerbangan transfer anda akan diminta membawa koper anda sendiri dan check in lagi untuk jadwal penerbangan lanjutan. Syarat barang bawaan untuk penerbangan internasional juga lebih ketat, contohnya untuk ukuran botol cairan adalah 100 mL bukan 150 mL seperti penerbangan domestik. Beberapa jenis bawaan harus diperiksa petugas secara manual, sehingga anda kadang harus masuk ke ruangan pemeriksaan manual. Saya menyarankan untuk menyiapkan semua identitas diri (paspor) dan tiket anda di sebuah tas terpisah yang gampang diawasi, dibawa dan dikeluarkan isinya supaya tidak sulit ketika petugas meminta data diri anda.

Bandara internasional biasanya sangat besar dan kadang anda akan harus berjalan jauh atau naik bis menuju terminal pesawat transfer anda. Bila anda bingung, silahkan bertanya kepada petugas, di negara manapun biasanya petugasnya pasti bisa bahasa Inggris. Hal ini juga membuat anda butuh waktu yang lumayan untuk pindah pesawat, sehingga saya menyarankan lihat juga waktu transit yang diberikan saat akan mau beli tiket pesawat, kalau terlalu singkat saya sarankan ambil tiket lain daripada kita terlambat datang dan ketinggalan pesawat.

Satu hal lagi yang mungkin akan berpengaruh, selama perjalanan anda akan selalu makan makanan di pesawat dari maskapai. Makanan ini biasanya ditutup aluminium foil dan selalu dipanaskan, sehingga ketika dihidangkan buat saya sendiri rasa makanan tersebut jadi berubah. Di awal - awal ini tidak apa - apa, tapi setelah beberapa kali makan saya mulai merasa eneg. Hal ini belum tentu terjadi pada anda, tapi saya tetap menyarankan bawa cemilan ringan dan kecil seperti biskuit, siapa tahu anda mengalami rasa eneg yang sama seperti saya.

Ketika anda akan sampai di Amerika, pramugari akan membagikan sebuah kartu yang harus anda isi. Pilih jenis kartu yang tepat untuk tipe kedatangan anda (silahkan tanya pramugari kalau bingung). Kartu ini akan diperiksa oleh petugas pencatatan di booth yang harus anda lewati saat anda akan masuk.

2. Saat tiba pertama kali di Amerika.

Saat sampai pertama kali biasanya anda akan senyum - senyum sendiri.


Oke, itu mungkin hanya saya saja. Anyway, silahkan lanjutkan berjalan ke bagian pengambilan bagasi, lalu ikut antri di bagian pencatatan masuk. Di sini sama seperti sebelumnya anda diperiksa, diminta melepas ikat pinggang, sepatu dan semua bahan logam, lalu akan diminta memberikan identitas berikut pertanyaan singkat tentang tujuan anda dan kemudian difoto. Nah, untuk beberapa negara termasuk Indonesia, setelah melihat paspor Indonesia petugas ini akan menghubungi petugas Homeland Security, lalu petugas Homeland Security akan meminta kita mengikuti beliau dan masuk ke kantor untuk wawancara lanjutan. Jadi kalau dipanggil petugas ke kantor, jangan khawatir anda tidak berbuat kesalahan apapun, ini memang adalah bagian dari proses masuk. Saya rasa Indonesia masuk ke kategori "butuh wawancara tambahan" karena dulu kita pernah mengalami beberapa kejadian terorisme bom bunuh diri.

Di dalam kantor anda akan ditunjuk ke satu petugas, dan petugas ini akan mewawancara dan mencatat semua jawaban anda. Wawancaranya juga standar, berkisar ke kota tujuan anda, buat apa anda ke Amerika, siapa saja yang anda kenal di Amerika, di mana anda akan tinggal, dsb.

Setelah wawancara tersebut ada satu hal tambahan yang sampai sekarang saya juga kurang mengerti sebabnya apa. Jadi setelah wawancara, saya dan satu orang teman saya langsung dinyatakan clear dan boleh melanjutkan perjalanan. Tapi ada satu orang lagi teman saya yang setelah wawancara disuruh kembali duduk di ruang tunggu wawancara, dan selama 2 jam dia hanya duduk di situ tanpa ada penjelasan apapun dan berapa lama dia harus duduk saja di situ. Setelah 2 jam duduk - duduk dia dinyatakan clear lalu boleh melanjutkan perjalanan. Saya belum bisa mengklasifikasikan siapa saja yang harus menunggu lebih lama, namun bila itu terjadi pada anda, saya sarankan anda tenang saja dan tunggu pengumuman dari petugas.

Oleh karena sebab di atas juga saya sangat menyarankan ketika anda membeli tiket pesawat, cek waktu transit yang diberikan dari pesawat yang mengantar anda ke bandara kedatangan anda di Amerika ke pesawat lanjutan ke kota yang anda tuju. Saya menyarankan mengambil tiket yang memberi waktu transit minimal 4 jam, agar punya cukup waktu untuk melakukan wawancara di atas.

3. Ketika akan meninggalkan Amerika.

Suatu waktu anda akan perlu meninggalkan Amerika. Mungkin tugas belajar sudah selesai, mungkin sekedar untuk pulang karena sudah rindu, ataupun ingin bertualang ke negara lain. Ketika kita akan pergi ke luar Amerika, ada satu hal tambahan yang harus kita lakukan sebelum bisa pergi. Kita harus mendaftarkan kepergian kita ke kantor Homeland Security. Yang agak sulit di sini adalah maskapai tidak mengingatkan bahwa anda harus "sign out" ke kantor HS dulu karena memang biasanya penerbangan internasional pasti terdiri dari banyak negara. Jadi memang anda yang harus ingat sendiri untuk sign out dan tanya - tanya sendiri kantornya dimana. Saya alpa di bagian ini sehingga saat jadwal masuk saya baru ditanyakan oleh petugas, "kok kamu belum clear?" Hal ini mengakibatkan saya batal berangkat. Untungnya tiket yang saya beli bisa diganti harinya (dengan membayar tambahan tentunya).

Di dalam kantor petugas akan bertanya hal - hal yang standar juga, kenapa keluar Amerika, kira - kira berapa lama, kapan akan kembali (kalau kembali) dll dsb. Lalu anda akan diberi cap "clear" untuk pergi. Setelah melalui ini barulah anda dapat menuju ruang tunggu pesawat dengan tenang.

Demikian proses yang saya alami saat pergi ke Amerika Serikat, semoga artikel ini dapat membantu anda merasa nyaman saat mengalami proses di atas. Good luck and congratulations!

23 April 2015

Mencoba Flash Zone Wifi.id (Koneksi WiFi Telkom di Tempat Umum)

Saat ini saya sedang bertugas di Tegal dan sudah bersiap - siap pulang ke Jakarta. Karena kereta masih akan datang sejam lagi, saya iseng - iseng membuka laptop. Saya sudah bersiap - siap menggunakan quota data dari smartphone saya ketika saya melihat di bagian WiFi laptop saya ada koneksi Flash Zone. Karena saya pemakai Simpati yang setia (ceileh) saya iseng mencoba connect ke Flash Zone tersebut. Ternyata Flash Zone ini terintegrasi dengan Wifi.id, dan kita dapat menggunakan koneksi Wifi.id untuk browsing.

Untuk awalnya, Wifi.id akan meminta kita untuk menelepon format nomor *303*601#, lalu kita akan diberikan password dan menggunakan username telepon kita dengan awalan 62 bukan 0 (jadi misalnya 6281388889999). Setelah itu kita bisa mencoba - coba koneksi Wifi.id, tapi hanya selama beberapa lama (sepertinya 10 menit). Setelah itu Wifi.id akan memberitahu bahwa koneksi gratis kita sudah habis, lalu untuk melanjutkan kita harus membeli paket. Tersedia beberapa buah paket berdasarkan jangka waktu, dan kita bisa klik langsung paket yang kita mau. Setelah kita klik paket yang diinginkan, Wifi.id akan mengirim sms lagi via nomor 3636 ke nomor kita yang menanyakan konfirmasi membeli paket. Saya membeli paket 1 jam dan kena charge Rp.2000,-, tarif standar untuk koneksi warnet. Kalau setuju tinggal balas WIFI YA. Koneksi kita akan otomatis tersambung lagi selama paket yang dipilih.


Menurut saya Wifi.id ini sangat membantu untuk orang - orang yang sering bepergian dan membutuhkan koneksi internet, misalnya Travel Blogger (yang saya sedang lakukan sekarang, cihuy!). Dengan adanya koneksi saya bisa menulis artikel lebih cepat sambil menunggu kereta saya datang. Dan kecepatannya juga lumayan memuaskan, bisa dilihat dari hasil speedtest di bawah.

Kekurangan dari Wifi.id yang saya lihat sekarang adalah bahwa anda tidak dapat logout.


Ini sebenarnya agak berbahaya karena artinya session internet anda akan tetap aktif sampai jam logout anda tercapai. Mudah - mudahan pihak Wifi.id segera memperbaiki hal ini. Saya jadinya juga tidak dapat memberikan screenshot untuk langkah - langkah awal karena hal ini.

28 Maret 2015

Mengurus KTP Riau ke KTP DKI Jakarta

Akhir tahun lalu saya mengurus perpindahan KTP dari Riau ke DKI Jakarta untuk memudahkan pengurusan administrasi. Pindah dari Pekanbaru ke Jakarta sebenarnya sudah saya rencanakan sejak beberapa tahun yang lalu tapi baru mendapat kesempatan akhir tahun 2014.

13 Maret 2015

Mencoba Firefox Hello (Video Chat tanpa akun)

Pagi ini Firefox di laptop saya meminta update. Setelah update sekitar mendekati 30 MB dan restart Firefox, saya disuguhkan dengan sebuah fitur baru, yaitu Firefox Hello. Firefox Hello ini adalah fitur untuk Video Chat, tapi tidak membutuhkan akun (akun hanya optional jika ingin fitur import contact), hanya memerlukan menggunakan browser Firefox atau browser / device yang webRTC-enabled (baca poin 3 di Firefox Hello Terms and Conditions).

Jadi kalau bagaimana caranya agar bisa invite orang lain video call dengan kita? Dengan link.

12 Maret 2015

Review Amplifier Keyboard Blazer KB 400

Kali ini saya ingin mengulas sebuah produk yang sudah saya beli sebanyak 3 buah untuk digunakan sebagai perlengkapan musik Sekolah Minggu Grace of Christ Community Church. Ampli ini sendiri saya beli di toko Duta Musik Depok Town Square. Di toko sound system seperti di bilangan Mangga Dua ataupun Glodok justru tidak ada.


06 Maret 2015

Lagu TVRI '90an : Guru, Petani, Nelayan

Beberapa waktu yang lalu saya dan partner menyanyikan ulang lagu yang biasa kami dengar di TVRI. Dua lagu TVRI yaitu Nelayan dan Pak Tani tidak pernah diputar lagi di TVRI dan juga tidak ada di internet. Lagu - lagu tersebut mudah diingat liriknya dan melodi juga riang. Dengan kondisi saat ini yang mana lagu anak sudah jarang ada pembaruan, maka kami ketika itu terpikir untuk menyanyikan kembali.





04 Maret 2015

Mencoba Google Keep

Saya sering rapat dengan asisten lain untuk menentukan perbaikan dan dokumentasi apa yang harus dilakukan terhadap sistem lab yang sudah dibuat. Biasanya kami menggunakan email untuk sinkronisasi list notulen dan daftar tugas. Hari ini salah satu asisten memberi tahukan sebuah apps dari Google untuk notulensi dan list, yaitu Google Keep.